Satu syahadat menghapuskan 60 tahun dosa

Kisah "Dahyah Al-Kalbi" salah satu raja suku bangsa Arab yang masuk islam di hadapan Baginda Nabi SAW dengan seluruh anggota keluarganya.

Diceritakan bahwa Rasulullah SAW menyukai Islamnya Dahyah al-Kalbi. Karena dia masuk islam bersama 600 anggota keluarganya di hadapan Nabi. Suatu saat Rasulullah SAW berdoa: "Ya Allah masukkanlah Dahyah al-Kalbi ke dalam Islam". Saat Dahyah menginginkan masuk Islam Allah mewahyukannya kepada Nabi SAW setelah salat subuh. "Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah telah mengirimmu salam dan berfirman bahwa Dahyah akan menemuimu sekarang".

Hati para sahabat diliputi rasa takut terhadap Dahyah pada masa Jahiliyah. Saat Sahabat mendengar berita tersebut, mereka tidak menginginkan Dahyah berada di tengah-tengah mereka. Rasulullah SAW mengetahuinya, beliau ingin menunjukkan kedudukan Dahyah. Rasulullah SAW tidak ingin saat Dahyah masuk Islam, diperbincangkan dan dilemahkan hatinya untuk memeluk Islam. Karenanya, saat Dahyah masuk masjid, Nabi SAW mengangkat sorban dari punggungnya kemudian menghamparkan ke bumi dihadapannya sambil berkata, "Dahyah kemarilah", Nabi SAW menunjuk kepada sorbannya itu.

Dahyah menangis melihat kemuliaan akhlak Rasulullah SAW tersebut. Dia mengangkat sorban Nabi, mencium dan meletakkannya di atas kepala dan matanya. Dia berkata, "Apakah persyaratan masuk Islam? Terangkan kepadaku," Rasulullah SAW bersabda, "Pertama kali hendaklah engkau membaca "Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah". Dahyah mengucapkan syahadat sambil menangis. Rasulullah SAW bertanya, "Apakah arti tangisan ini padahal engkau telah dikaruniai Islam?" dia menjawab, "Sungguh aku telah melakukan dosa sangat besar, maka tanyakanlah kepada Tuhanmu apakah tebusannya? Bila Dia memerintahkanku untuk membunuh diriku, niscaya kulakukan. Bila memerintahkan supaya aku mengeluarkan semua hartaku niscaya akan kuberikan"

Rasulullah SAW bertanya, "Apakah kesalahanmu wahai Dahyah?" Dahyah menjawab. "Aku termasuk salah seorang raja bangsa Arab dan aku tidak ingin anak-anak perempuanku bersuami, hingga aku telah membunuh 70 anak perempuanku dengan tanganku sendiri." Nabi SAW bingung mendengar cerita tersebut sehingga Jibril turun dan berkata: "Wahai Muhammad, sungguh Allah telah membacakan salam buatmu dan berkata kepada Dahyah, "Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, ketika engkau mengatakan "Tiada Tuhan selain Allah," Aku telah mengampuni kekafiran dan kejahatanmu selama 60 tahun, bagaimana mungkin Aku tidak mengampuni dosamu karena engkau telah membunuh anak-anakmu? "

Nabi SAW dan para sahabat menangis. Nabi SAW bersabda: "Ya Allah, Engkau telah mengampuni Dahyah yang telah membunuh 70 anaknya sendiri dengan hanya membaca syahadat sekali, maka bagaimana Engkau tidak mengampuni orang-orang beriman yang setiap hari membaca syahadat dan berkata benar serta ikhlas.""Hikayat Ash-Shufiyah. Muhammad Abu al-Yusr Abidin"

Dosa Dahyah adalah dosa yang dilakukan sebelum Islam. Meski dengan kejahatan selama 60 tahun, dosa tersebut dapat terhapus hanya dengan sekali membaca dua kalimat syahadat. Berbeda dengan dosa yang dilakukan orang beriman, terlebih jika sengaja melakukannya. Dosa yang sengaja dilakukan itu tidak cukup dapat dihapus dengan membaca kalimat syahadat saja, meski dua kalimat syahadat itu dibaca setiap mereka melaksanakan sholat. Dosa tersebut harus ditaubati dengan sungguh-sungguh. Namun demikian orang beriman tidak harus putus asa dengan dosa-dosa yang mereka dilakukan. Allah menegaskan hal itu dengan firman-Nya:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
"Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun (QS.Az-Zumar(39);53).

Shalawat & Salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Sayiddina Muhammad saw beserta keluarga dan para sahabatnya.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

3 Responses to "Satu syahadat menghapuskan 60 tahun dosa"

Wong konsel said...

Wokelah

Ah Masa said...

Admin says:

Shalawat & Salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Sayiddina Muhammad saw

JAWAB:

Owwh.... Ternyata nabi Islam belon selamat thooo...??? Karena muslim selalu mendoakan keselamatannya.....

Kasihaan....

MUSLIM konsel said...

Solawat itu ucapan salut,,, Allah dan malaikat juga bersolawat

langganan

Untuk berlangganan artikel, masukan email anda: amal agama