Tiga Otak Satu Kepala

Otak kita sangatlah unik. Otak kita bekerja non-stop meskipun sedang tidur. Tahukah anda kalau otak kita yang beratnya hanya sekitar 2 % dari tubuh kita ini mengkonsumsi sekitar 20 % dari suplai oksigen seluruh tubuh dan 20 % kalori yang kita butuhkan. Sejak lahir kita lahir kita telah dikaruniai otak yang luar biasa. Akan tetapi sayangnya itu hanya masih potensi yang masih perlu dikembangkan lagi. Perlu anda tahu bahwa kecerdasan manusia tidak hanya ditentukan oleh jumlah sel otak yang ia miliki akan tetapi juga ditentukan oleh seberapa banyak koneksi yang terjadi diantara masing-masing sel otak. Semakin banyak koneksi yang terjadi maka kita akan menjadi semakin cerdas dan sebaliknya. Koneksi-koneksi akan terjadi apabila kita menggunkan dan melatih otak kita untuk berpikir. Selain itu juga harus bisa menciptakan arti dari apa yang kita pelajari. Oleh karena itu mari latihlah otak kita untuk terbiasa berpikir dan belajar hal-hal baru. . Menurut teori tiga tingkatan otak (otak trinue) sebenarnnya otak kita itu terdiri dari tiga bagian yaitu otak reptil, otak mamalia dan otak neo cortex yang masing-masing berkembang sesuai dengan tahap evolusi manusia. Otak reptil bermula dari batang otak yang terletak di dasar otak dan terhubung dengan tulang belakang. Otak ini berfungsi sebagai pusat kendali sistem saraf otonom dan untuk mengatur fungsi utamatubuh seperti denyut jantung dan pernapasan. Selain itu otak reptil juga berfungsi untuk mengatur reaksi seseorang terhadap bahaya atau ancaman. Saat otak reptil aktif, orang tidak akan besa berpikir, yang berperan dalam keadaan ini adalah insting atau cara berpikir dan bertindak yang terbentuk berdasarkan hasil latihan. Otak reptil akan aktif apabila seseorang merasa takut, stress, terancam, marah, kurang tidur atau kondisi tubuh dan pikiran yang lelah. Dari otak reptil otak berkembang ke otak mamalia. Dan didalamnya terdaat sistem limbic yang teriri dari amygdala, hippocampus, thalamus dan hypothalamus. Otak mamalia ini berperan dalam mengatur kebutuhan akan keluarga, strata sosial, dan rasa memiliki. Selain itu juga memberikan arti pada suatu emosi atau kejadian dan berperan dalam mengendalikan sistem kekebalan tubuh, hormon dan memori jangka panjang. Peranan otak mamalia dalam pembelajaran sangat penting karena dalam otak mamalia terdapat sistem limbic yang berkaitan dngan emosi dan memori jangka panjang. Sistem limbic dalam otak mamalia berperan sebagai saklar untukmenentukan otak mana yang akan diaktifkan otak repti atau otak neo cortex. Bila dalam keadaan kita sedang stress, takut dan marah maka informasi yang diterima akan diteruskan ke otak reptil dan apabila kita sedang dalam keadaan bahagia, tenang, dan rilex maka informasi yang diterima akan diteruskan ke otak neo cortex. Terakhir adalah otak neo cortex. Bentuknya menyerupai topi yang menutupi otak mamalia dan otak reptil. Apabila seseorang dalam keadaan bahagia, tenang dan rileks maka otak ini dapat aktif dan dapat digunakan untuk berpikir dengan baik. Otak noe cortex merupakan 80 % dari total otak manusia. Oleh karena jika kita belajar usahakan dalam kondisi senang, gembira dan rileks agar otak kita bisa berpikir dengan baik sehingga hasilnya juga akan lebih maksimal. Sebenarnya antara otak dan keberbakatan itu saling terkait. Orang yang memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi itu dapat dikatakan anak yang berbakat, benarkah demikian? Sebenarnya setiap orang itu memiliki bakat tersendiri yang terkadang tidak dimiliki oleh orang lain inilah keunikan kita. Hanya saja bakat yang kita miliki itu berbeda-beda jenisnya. Ada yang berbakat dalam bidang seni misalnya menyanyai, memainkan alat musik atau menari. Ada pula yang berbakat dalam kemampuan otaknya seperti cerdas dalam berpikir dan berlogika, berbahasa dan sebagainya. Oleh karena itu anak yang cerdas jelas termasuk anak yang berbakat akan tetapi bakatnya itu terletak pada cara berpikirnya. Perlu anda tahu bahwa orang yang cerdas kemampuan otaknya belum tentu ia berbakat dalam bidang lain sepeti menyanyi, menggambar, melukis dan sebagainya. Bakat itu bisa diartikan sebagai kemampuan bawaan yang merupakan potensi yang masih perlu dikembangkan atau dilatih agar terwujud. Oleh karena itu selain dipengaruhi oleh faktor dari dalam yaitu berupa gen bakat juga dipengaruhi oleh keadaan lingkungan di sekitarnya. Faktor genetik menentukan bakat seseorang hingga 60 % lainya dipengaruhi oleh faktor ekstern (dari luar). meskipun lebih besar pengaruh yang dari dalam akan tetapi tanpa dukungan dari luar misalnya tanpa adanya kesempatan dan latihan yang diberikan terhadap seserang yang berbakat maka bakatnya tidak akan bisa berkembang dengan baik (maksimal)

0 Response to "Tiga Otak Satu Kepala"

langganan

Untuk berlangganan artikel, masukan email anda: amal agama