Nikmat Yang Paling Mahal!

Untuk mendapatkan nikmat harta manusia rela banting tulang dan tulang terbanting-banting. Demi harta dunia yang sementara. 

Punya satu toko makan 3 kali sehari juga
Punya lima toko makan 3 kali sehari juga
Punya sepuluh toko pun, makan 3 kali sehari juga

Yang nambah hanya sibuknya saja. Semakin hari semakin sibuk. Diakhirat nanti pun orang yang paling sibuk adalah orang kaya. Sibuk menjawab pertanyaan tentang harta yang dia dapat di dunia. 

Satu orang pengusa telah berangkat kerja. Berangkat sebelum subuh pulang sehabis Isa. Istri pun sibuk arisan. Anak sibuk pacaran. Yang tinggal dirumah hanya pembantu. Setelah menyelesaikan tugasnya memasak dan membersihkan rumah. Sang pembantu pun makan siang sambil nonton TV duduk di sofa yang mewah sambil menghidupkan AC. Makanan setiap hari enak, tidur dikasur yang empuk. Setiap bulan terima gaji. Setelah tuan rumahnya pergi bekerja. Pembantulah yang menjadi tuan rumahnya dan menikmati semua fasilitas yang ada. Sang majikan yang capek banting tulang dari pagi sampe malam.  

Nikmat harta dibanding nikmat kesehatan lebih berharga nikmat kesehatan. 

Satu orang kaya bepergian dengan keluarganya dengan mengendarai mobil. Diperjalanan terjadi tabrakan yang mengakibatkan istrinya dan anaknya meninggal dunia. Sang bapak masih selamat tapi seluruh tubuhnya hampir remuk semua. Hanya kepala saja yang bisa digerakkan. Setelah satu bulan dirawat dirumah sakit bapak pun pulang kerumah. Tangan, kaki dan badak tidak bisa digerakkan kecuali hanya kepala saja. Kalau kepalanya gatal pembantunyalah yang menggaruk kepalanya. Suatu malam kepalanya gatal sekali dan bapak pun memanggil pembantunya tapi pembantunya tertidur pulas sekali malam itu. Karena sangkin gatalnya didalam hati dia berkata : “Andaikan ada yang mau menggaruk kepala ku ini 100 juta sekali garuk pun saya mau”

Uang tidak ada nilainya jika dibandingkan kesehatan. Berapa banyak hari ini manusia yang kaya menjadi miskin karena ingin sehat. 

Nikmat kesehatan dibanding nikmat kehidupan lebih berharga nikmat kehidupan. 

Dokter mengatakan : “Sebelah kaki bapak ini harus dipotong karena kalau tidak dipotong penyakitnya akan menyebar keseluruh badan”. Sang bapak pun mengatakan : “Dokter, jangankan sebelah kaki saya dua-duanya pun dipotong tidak apa-apa yang penting saya masih hidup”.

Tetapi tahukah tuan-tuan semua, masih ada nikmat yang paling tinggi dibanding nikmat harta, nikmat kesehatan dan nikmat kehidupan. Yaitu “NIKMAT IMAN”. Kalau kita tidak punya harta dan kesehatan itu hanya didunia tapi kalau tidak ada nikmat iman. Sengsara didunia dan sengsara diakhirat. 

Nikmat imanlah yang paing tinggi. Tapi hari ini sudah terbalik nikmat harta lebih berharga dari pada nikmat iman. Berapa banyak hari ini manusia yang rela menukar imannya karena menikah dengan wanita yang kaya yang beda akidah dengannya. Berapa banyak hari ini manusia yang rela menukar imannya karena kesulitan ekonomi dengan sebungkus Indomie. 

Manusia hari ini tahu betul caranya mencari nikmat kekayaan
Manusia hari ini tahu betul caranya mencari nikmat kesehatan
Manusia hari ini tahu betul caranya mencari nikmat kehidupan
Tapi sedikit sekali yang tahu cara mencari nikmat iman. 

Bagaimana caranya mencari nikmat iman?
Usaha atas iman.
Bagai mana caranya usaha atas iman?

Allah SWT berfirman : Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik." (QS. Yusuf : 108) 

Sabili disini tunggal jadi tidak ada jalan lain. Jadi hanya ada satu jalan saja.
Seperti JL. saranani. JL. seh yusuf. Jadi, nama jalannya jelas.
Jadi, kita harus tahu dulu nama jalannya.
Apa nama jalannya…? Adu Ilallah (Mengajak kepada Allah).

Jadi, tidak ada lagi jalan yang lain selain jalan Dakwah (Mengajak kepada Allah) untuk usaha atas iman.
Ana wa manittabaani (Aku (Nabi Muhammad SAW) dan orang-orang yang mengikutiku)
Semua orang islam mengaku umat nabi. Pantaskan kita dikatakan ummat nabi kalau kita tidak buat dakwah…?

Kalau kita buat dakwah yang pertama kali diperbaiki Allah SWt adalah pelakunya sendiri baru orang lain.
Pernah Nabi Daud as bertanya kepada Allah SWT : “Bagaimana caranya mendekatkan diri Kepada-MU”. Allah SWT berfirman : “Ajaklah manusia sebanyak-banyaknya mendekatkan diri kepada-KU niscaya Engkau akan dekat kepada-KU”

Untuk memasukan paku ke dinding. Tidak bisa hanya dengan perkataan saja. Wahai paku, masuklah, masuklah sampai hari kiamat pun paku tidak akan masuk kedinding. Ambillah palu, lalu pukul. Dalam memukul ini pun terkadang kena tangan salah pukul. Paku pun bisa bengkok kalau salah pukul. Tapi dengan pukulan yang pelan tapi pasti. 

Untuk memasukkan iman pun kedalam hati. Tidak bisa hanya dengan doa saja tetapi perlu juga nafsu kita ini dipukul. Dipukul dengan keluar 3 hari setiap bulan.

Insya Allah

2 Responses to "Nikmat Yang Paling Mahal!"

agus salim said...

Salam kenal , semoga kita tetap bisa menjaga iman di dada.

Wong konsel said...

amin,,kenal balik sob

langganan

Untuk berlangganan artikel, masukan email anda: amal agama